Bentuk, Gejala Dan Cara Mengobati Kanker Usus Besar

Bentuk, Gejala Dan Cara Mengobati Kanker Usus Besar

Bentuk, Gejala Dan Cara Mengobati Kanker Usus Besar

Seorang wanita muda tiba ke arah tempat praktik dengan keluh kesah buang air besar dibarengi darah, yang telah berjalan sepanjang 5 hari. Pada pengecekan di sarana kesehatan lain, pasien dikasih tahu jika yang dialami ialah ambeien, dan telah memperoleh obat untuk ambeien. Tetapi, BAB darah masih tetap ada, dan terkadang dibarengi dengan demam yang lenyap jika diberi obat menurunkan panas. Pada pengecekan dengan proktoskop (alat yang dipakai untuk menyaksikan ke lubang dubur), rupanya memang ada ambeien, tapi tidak berdarah. Sumber pendarahan berada lebih atas kembali, tidak pada muara dubur sama dalam ambeien. Masalah buang air besar kerap sebagai keluh kesah yang mengakibatkan seorang tiba ke dokter. Pada banyak kasus, keluh kesah khusus berkaitan ini kerap berbentuk 3 hal: diare, konstipasi (susah BAB) atau buang air besar dibarengi darah. Pada beberapa besar kasus, beberapa keluhan ini kerap mempunyai dasar abnormalitas yang simpel dan jinak, seperti infeksi usus ambeien atau besar. Tapi yang penting diakui ialah jika ada peluang lain, walau lebih jarang-jarang, jika keluh kesah ini dapat disebabkan karena penyakit yang lebih serius, seperki kanker atau infeksi usus kronik.

Usus besar mempunyai panjang sekitaran 1 mtr., dan kegarangan bisa terjadi pada satu ataupun lebih sisi usus besar. Karena peralihan stabilitas tinja karena peresapan air terjadi sejauh usus besar, karena itu tanda-tanda yang terkait karena ada kanker pada sejauh usus besar dapat benar-benar bervariatif, bergantung lokasi kankernya.

Bagaimana Wujud Kanker Usus Besar?

Secara nyata, wujud kanker pada usus besar bisa berbentuk:

  • Tonjolan yang tumbuh pada dinding dalam usus besar.
  • Cedera pada dinding usus besar.
  • Perkembangan berwujud cincin yang mengakibatkan persempitan usus besar.

Ke-3 wujud kegarangan ini dapat juga mengakibatkan ketidaksamaan tanda-tanda yang muncul.

Apa Tanda-tanda Kanker Usus Besar?

Tanda dan gejala yang kerap mengikuti ada kanker usus besar sama dengan tanda dan gejala yang ada pada abnormalitas usus besar lain: diare, konstipasi dan BAB dibarengi darah. Pada ukuran kanker yang lebih besar, dapat didapat tonjolan yang keras pada perut (ini kerap dirasakan sebagai “perut mengeras”).

Karena tidak gampang membandingkan di antara kanker usus besar dan penyakit yang lain lebih enteng, dan tidak ada tanda-tanda yang unik, karena itu disarankan untuk lakukan pengecekan yang komplet dan mendeteksi dini , terlebih jika tanda-tanda tidak lenyap/menyusut dalam periode waktu panjang. Kanker usus besar ialah kanker yang mengakibatkan kematian nomor 2 paling banyak, dan kesempatan seorang untuk terserang kanker ini pada umumnya ialah satu diantara 20 pasien.

Pada kasus di atas, anjuran yang diberi ialah dilaksanakan pengecekan kolonoskopi (teropong untuk menyaksikan semua usus besar) dan biopsi (ambil jaringan untuk pengecekan tipe penyakit).

Penyembuhan Kanker Usus Besar

Penyembuhan kanker usus besar dilaksanakan sama sesuai fase atau tingkat keparahan kanker. Beberapa sistem penyembuhan untuk menangani kanker usus besar ialah: https://www.asynx-planetarium.com/

Operasi

Operasi dilaksanakan untuk mengusung jaringan kanker di usus besar. Tipe operasi yang sudah dilakukan bergantung di tingkat penebaran kanker dan keparahan.

Operasi dilaksanakan dengan menggunting dan mengusung sisi usus besar yang terserang kanker dan sedikit jaringan sehat di sekelilingnya.

Kemudian, ujung usus besar akan dihubungkan ke tersisa usus besar yang ke arah anus, atau langsung dihubung ke lubang bikinan pada dinding perut sebagai tempat keluarnya tinja. Lubang ini disebutkan stoma dan dibikin lewat operasi kolostomi.

Selainnya menggunting usus besar, operasi dapat dilaksanakan untuk mengusung kelenjar getah bening yang telah terserang penebaran sel kanker.

Kemoterapi

Kemoterapi ialah pemberian beberapa obat untuk membunuh beberapa sel kanker. Tipe obat kemoterapi untuk kanker usus besar diantaranya fluorouracil dan leucovorin, irinotecan dan oxaliplatin.

Radioterapi

Radioterapi ialah pemakaian cahaya radiasi untuk membunuh beberapa sel kanker. Cahaya ini dapat dikeluarkan dari alat di luar badan (radioterapi external), atau dari alat yang terpasang dekat lokasi kanker (radioterapi internal).

Therapy sasaran

Berlainan dengan kemoterapi yang serang sel kanker sekalian sel yang sehat, obat dalam therapy sasaran bekerja dengan membunuh beberapa sel kanker secara spesifik. Obat therapy sasaran bisa diberi dalam obat tunggal atau digabungkan dengan obat lain. Beberapa obat yang dipakai ialah:

  • Regorafenib
  • Cetuximab
  • Bevacizumab
  • Ramucirumab

Pada umumnya, pasien kanker usus besar yang terdeteksi semenjak fase awalnya mempunyai kesempatan kesembuhan semakin tinggi dibanding pasien yang terdeteksi di fase akhir.

Pasien yang telah dipastikan pulih dari kanker usus besar masih mempunyai resiko untuk menanggung derita kanker kembali. Untuk pastikan jika kanker usus besar tidak kumat kembali, dokter akan mengagendakan kontrol pasien secara berkala.

Baca Selengkapnya, Penyebab, Tanda, Dan Pengobatan Asma Serta Cara Mencegah Asma

Penangkalan Kanker Usus Besar

Kanker usus besar bisa dihindari dengan mengaplikasikan gaya hidup sehat khususnya dengan skema makan untuk menahan kanker usus besar. Langkah yang bisa dilaksanakan untuk mengecilkan resiko terserang penyakit ini ialah:

  • Olahraga dengan teratur
  • Tingkatkan konsumsi serat dari sayur, buah-buahan, dan beberapa bijian
  • Jaga berat tubuh bagus
  • Stop merokok
  • Kurangi atau menghindar mengonsumsi minuman mengandung alkohol

Disamping itu, supaya kanker usus besar dapat terdeteksi sedini kemungkinan, pengecekan lewat skrining perlu dilaksanakan. Sistem pengecekan ini benar-benar disarankan, terutamanya untuk orang yang mempunyai keluarga dengan kisah kanker usus besar dan orang berumur 50 tahun ke atas.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *