Lalat Hijau: Mengenal Lebih Dekat Dan Penyakit Yang Dapat Disebabkannya

Lalat Hijau: Mengenal Lebih Dekat Dan Penyakit Yang Dapat Disebabkannya

Jan 19, 2023 by admin
Lalat Hijau: Mengenal Lebih Dekat Dan Penyakit Yang Dapat Disebabkannya

Lalat Hijau: Mengenal Lebih Dekat Dan Penyakit Yang Dapat Disebabkannya

Jakarta – Lalat hijau berlainan dengan lalat biasa. Tipe lalat ini memiliki ukuran semakin besar dengan mata warna merah dan mempunyai sayap transparan. Ketidaksamaan menonjol yang lain yakni badannya yang bercorak metalik kehijauan.

Tetapi, sikapnya sama dengan lalau pada umumnya. Mereka kerap hinggap ke arah tempat yang hasilkan berbau makanan dan sampah seperti restaurant atau rumah.

Sumber makanan dan sampah itu ialah tempat lalat cari makan sampai berkembang biak. Disamping itu, mereka biasanya lebih aktif pada siang hari dan kerap hinggap di lantai, dinding, langit- jendela dan langit.

Komunitas dan Transisi Hidup Lalat Hijau

Transisi hidup lalat tipe ini condong benar-benar singkat. Ada beberapa factor yang tentukan transisi hidupnya, seperti kualitas sumber makanan, musim, kelembapan udara dan temperatur.

Lalat betina yang telah dewasa biasanya sanggup hasilkan 200 telur sekali menetas. Pada temperatur yang bagus, telur lalat cuma memerlukan 8-20 jam untuk menetas. Kemudian, mereka menetas jadi larva yang lebih dikenali sebagai belatung.

Belatung berkembang biak secara cepat dan melalui proses penggantian kulit (moulting). Proses ini terjadi saat serangga melepas eksoskeletonnya dan tumbuhkan kulit yang baru. Nach, belatung melalui 2x proses ini saat sebelum tukar kulit ke-3 .

Sesudah masuk tahapan kepompong, belatung terlihat semakin besar dan kulitnya jadi lebih gelap. Sepanjang tahapan oni lalat mulai meningkatkan sayap, kaki, dan bagian-bagian badan lalat dewasa yang lain dalam periode 3-5 hari.

Cermati Penyakit yang Dapat Disebarkan Lalat Hijau

Lalat ini bisa menyebarkan bakteri yang masuk ke badannya melalui air liur. Nach, air liur ini akan mereka mengeluarkan saat menghinggapi makanan, sampah, bangkai dan kotoran.

Beberapa penyakit yang dapat disebarkan lalat hijau menurut https://www.asynx-planetarium.com/, yakni:

  • Kolera.
  • Salmonellosis.
  • Demam tifoid.
  • Disentri.
  • Pes.
  • Infeksi parasit dalam usus.

Langkah Menahan Lalat

Ada cara-cara yang dapat kamu kerjakan untuk menahan kontaminasi lalat hijau, misalnya:

  • Tidak boleh tinggalkan makanan atau bahan makanan di atas meja tanpa dipantau atau ditutup. Selalu tutup makanan dengan rapat atau saran ke dalam almari es.
  • Tutup jendela dan mengurus sampah dengan baik.
  • Pakai tempat sampah yang tertutup rapat dalam dan di luar ruang. Taruh tempat sampah luar lumayan jauh dari gedung atau rumah.
  • Buang sampah dengan teratur atau sekerap kemungkinan, khususnya pada musim panas.
  • Maksudnya untuk kurangi daya magnet dan jumlah lalat disekitaran rumah.
  • Buang atau membersihkan endapan dari tempat sampah, tempat sampah kompos, dan
  • perlengkapan sampah hewan piaraan.
  • Jumlahnya lalat yang masuk rumah bisa juga memberikan indikasi ada bangkai hewan. Oleh karenanya, check dan membersihkan tempat rumah secara cermat.
  • Pakai jebakan lalat memakai lem, pemukul piranti lipstik atau lalat.
  • Untuk membunuh satu lalat, tunggu hingga gelap atau tutup gorden, hidupkan lampu di kamar mandi kecil untuk menarik lalat ke ruang supaya lebih gampang ditepuk.

Tersebut info sekitar lalat hijau yang penting kamu kenali. Punyai keluh kesah kesehatan? Selekasnya kontrol diri ke dokter untuk mendapatkan analisis yang tepat.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *